Syarat Menjadi Kawan*

Syarat untuk menjadi seorang kawan adalah dengan menjadi kawan. Begitu yang pernah saya baca dan dengar. Ya, cukup sederhana. Tapi hal itu pula yang banyak orang tak fahami.

Dalam kehidupan berkawan dan berorganisasi atau bahkan bernegara, yang membuat kita acap kali berselisih ialah syak wasangka. Keakuan dan ingin menang sendiri juga faktornya. Lebih jauh; hilangnya rasa saling percaya, selalu pamrih dan materialistis. Jarang sekali kita terpaut hati.

Semakin ke sini, agaknya pergaulan sosial kita ini sudah mirip dagang saja. Semua-semua transaksional. Dalam setiap sikap, selalu berhitung; untung-rugi. Semua-semua mengedepankan asas manfaat dan kepentingan.

Dewasa ini, berteman pun terlalu banyak syaratnya. Padahal, “syarat menjadi kawan itu adalah dengan menjadi seorang kawan”. Tak rumit mestinya. Tuhan menciptakan akal budi, rasa dan karsa serta empati pada diri manusia. Dengan itu, tentulah tau membalas kebaikan dengan kebaikan. Bisa memaafkan kesalahan, berlaku adil, tulus, berempati dan merasa senasib sepenanggungan. Bahkan tak jarang kita temui orang berkawan  melebihi dari saudara.

Ya, tak ada tak syarat menjadi kawan. Berkawan tanpa syarat. Syarat menjadi kawan cukup “menjadi kawan”.

Ayo kawan! Berjuang dan tumbuh bersama!

 

*Samsir Pohan, warga kota Medan